Archive for the ‘Motor dan HTML’ category

HILANG AKAL

February 9, 2009

Demi memenuhi aroma nafsu yang menghilangkan akal baik, dompet tebal berubah tipis seketika. Dimulai dengan pembelian modem pada postingan sebelumnya, sampai penggantian tunggangan sehari-hari.

Setelah membeli modem, keinginan untuk semakin bermobile ria semakin menggebu. Notebook yang ada sekarang semakin terasa berat. Lirikan utama adalah mencari PC yang ringan, kecil, dan reliable. Pilihan jatuh pada Lenovo S10. Saya menggaetnya akhir tahun lalu.

Belum seminggu netbook ini saya sentuh, serasa ada sedikit kekurangan yang mengganjal. Beruntung, ada teman kantor yang sanggup menampung UMPC berwarna putih ini. Esoknya, saya berpaling ke sang pioneer netbook. Asus eee.

Netbook sudah di tangan. Tapi masih ada yang kurang untuk benar-benar mobile. Eee ternyata belum bisa dijadikan gadget pemantau dunia maya di setiap tempat. Jadi, target berikutnya adalah ponsel pintar. Pilihannya menggaet salah satu varian blackberry, atau kembali ke pelukan windows mobile, PDAphone. Setelah banyak menimbang, saya masih terlalu cinta pada PDAphone. Agar masih berbau blackberry, saya mencari PDA yang memiliki keyboard qwerty. Dan pulihan jatuh pada Palm Treo 750V.

Sudah puas dengan formasi bermobile ria, kehilangan akal yang paling besar adalah mengganti tunggangan. Tiger 1997 sepertinya sudah terlalu renta untuk melayani tuannya yang masih segar bugar. Akhirnya, awal tahun ini keluar STNK untuk Tiger Revo bermata jereng.

Tirev

Begini Ceritanya…

December 26, 2007

Malam itu, kebetulan keluarga dari Bandung hendak berkunjung ke rumah baru gue. Daripada berlama-lama kasih petunjuk arah, gue berinisiatif menjemput mereka di pintu gerbang komplek.

Setelah mereka sudah sampai di gerbang, gue dan istri bergegas memacu Tigi menuju gerbang depan. Baru beberapa ratus meter keluar pagar rumah, tiba-tiba dari ujung jalan ada seekor anjing putih dan besar menghampiri. Melihat anjing mendekat dan mendengar gonggongan anjing tersebut, sontak istri gue teriak histeris. Gue yang awalnya tenang dan berniat menghentikan motor -katanya bila kita berhenti, anjing juga diam yaa?-, ternyata si anjing sialan ini tidak menghentikan gonggongannya. Akhirnya, gue jalanin motor dan menambah kecepatan dengan perkiraan si anjing akan berhenti mengejar. Duh, masih salah juga perkiraan gue. Larinya semakin kencang, dan sudah tepat berada si kaki istri gue. Spontan dia mengangkat kakinya dan menggerakkan badan ketakutan. Jadi lah gue keilangan keseimbangan. Dan… Sukses nyusruk di pinggir jalan!

Alhamdulillah kita berdua masih sadar, dan gue bisa telepon keluarga Bandung untuk menjemput kami di TKP. Jadi tebalik deh.. hehehe…

Luka gue paling parah di tangan kiri yang terkuak lebar. Lengan kanan memar dan sulit digerakkan. Kaki kanan pun lumayan ngilu. Entah terbentur benda apa. Istri, luka dan memar di betis, pinggang, dan luka kecil di jari tangan. Yeah, we’re using full face helmet!

Motor, reflektor lampu melesak ke dalam batok yang pecah. Lampu sen patah. Spakboard terbelah dua. Dan segitiga komstir yang bengkok dan menyebabkan roda serong ke kiri.

Kami berdua sudah mendapat perawatan, dan Alhamdulillah tidak ada luka serius. Motor sudah masuk bengkel.

Kita segera melapor ke pengurus RT, tentang keberadaan anjing tersebut. Berhubung kami orang baru, mungkin si anjing mau kenalan.. 😉
Dan, mulai semalam anjing tersebut sudah dirantai. Karena ternyata sudah banyak memakan korban dengan kejadian serupa.

DAMN, Pertamax Naik Lagi

June 3, 2007

Sejak 01 Juni 2007, harga pertamax naik lagi. Dari harga Rp 6.050/liter, menjadi Rp 6.400/liter. Padahal, harga sebelumnya juga belum lama berlaku. Bener-bener SUX!

Dengan demikian, sementara ini jenis minuman untuk kendaraan saya harus diubah dulu. Pada pengisian berikutnya, saya akan membeli Pertamax Plus. Tanggung, beda dikit doank!

SAFETY RIDING COURSE

January 23, 2007

Sebuah perusahaan Jepang yang beroperasi di kawasan industri di Jawa Barat, meminta kami untuk memberikan Safety Riding Course (SRC) kepada 50 orang karyawannya. Bersama rekan-rekan HTML yang tergabung dalam HTML Safety Riding Team (HSRT), siap memberikan training singkat tentang safety riding di perusahaan yang menyandang nama PT. SUMCO.

Segala persiapan mulai dilaksanakan. Meeting pun segera digelar. Persiapan yang mendapat jatah waktu satu bulan, rasanya terlalu cepat. Mengingat semua anggota team juga memiliki kesibukan di kantornya masing-masing. Meeting-meeting awal hanya bisa dilakukan pada saat weekend. Itu pun sulit sekali mengadakan pertemuan dengan full team. Sehari-hari diskusi hanya melalui milis. Menjelang minggu terakhir, barulah meeting mulai gencar dilakukan. Hampir setiap hari, after office hour, kami selalu menyempatkan bertemu untuk lebih menguatkan seluruh skema training ini. Dari materi, instruktur, peralatan pendukung, sampai perhitungan budget makan-makan. 😉

Hari yang ditentukan telah tiba. Sabtu pagi (20/01/2007), HSRT, dengan dua mobil dan 10 motor berangkat menuju lokasi. Semua anggota team sudah siap dengan tugasnya masing-masing. Saya sudah siap dengan jadwal acara yang sudah dipersiapkan dengan matang.
Sekitar pukul 07.00 team mobil sudah sampai. Dan, setelah memeriksa segala sesuatunya, acara dimulai pukul 08.00.
(more…)

Turun Mesin

December 10, 2006

Menginjak awal usia 9 tahun (1997-2006), motor saya mulai menunjukkan gejala kerusakan pada bagian mesin. Dari tarikan yang kelewat berat, asap hitam mengepul pada rpm tinggi, sampai berkurangnya ukuran oli pada kilometer ke-500. Dari gejala ini sebenarnya sudah bisa dipastikan obat satu-satunya adalah dengan melakukan ritual ‘turun mesin’. Minimal, kerusakan pada area klep, seher, dan rumah kopling menjadi tujuan utama service besar selanjutnya. Kondisi ini yang menyebabkan tak pernah percaya diri lagi untuk turing bareng teman satu komunitas atau menempuh perjalanan yang agak jauh.

Jumat malam, tepatnya tanggal 1 Desember 2006, seperti yang sudah dijadwalkan, saya membawa motor ke bengkel langganan. Dengan target maksimal 2 hari -berharap hari Senin sudah selesai-, saya paparkan semua yang mungkin harus diperbaiki. Tanpa sadar, banyak sekali kekurangan yang harus dibenahi. Dari ritual turun mesin tadi, perbaikan harus merembet pula ke area komstir, kabel body, gir depan, kanvas rem belakang, sampai indikator bensin.

Ya, memang wajar, dengan umur motor yang tergolong tua, dan digunakan harian, apalagi saya sudah jarang ‘mengelus’ motor ini sejak beberapa bulan lalu… 😉 . Tapi saya cukup bangga juga dengan ketahanan mesin keluaran ’97 ini. Sudah banyak kerusakan serupa timbul pada motor keluaran baru yang belum genap berusia 5 tahun.

Setelah mendapat estimasi biaya –dem, mahal bener yaa- saya masih mempunyai keinginan untuk mengganti stang standar dengan stang YT yang biasa digunakan untuk motor trail. Selain untuk variasi, dengan bentuk yang lebih lebar, diyakini membuat posisi duduk pengendara menjadi lebih santai. Dan kabarnya, stang ini bisa menjadi penyeimbang untuk motor yang ditambah aksesoris box di belakang. Kekurangannya, bila dalam keadaan macet, agak sulit untuk melakukan aktivitas ‘selap-selip’.

Stang YT

Molor satu hari dari jadwal semula, motor saya baru selesai Senin sore. Bukan tanpa sebab, perbaikan kabel body memakan waktu yang lebih panjang. Kondisi kabel yang sudah carut marut, dirapikan satu persatu oleh sang mekanik. Begini lah bila terlena dengan aksesoris kelistrikan sejak dulu. Dari klakson yang bermacam-macam, sirine, sampai flasher dan strobo pernah hinggap di motor ini. Selain flasher, sekarang semua aksesories tersebut sudah dilepas dan meninggalkan bekas yang merepotkan.

Setelah diperiksa secara keseluruhan, langsung saya tancap gas menuju rumah. Wuiih, serasa motor baru lagi. Tarikan enteng, bunyi halus, dan dudukan yang nyaman dengan stang yang lebar. Manstab, dan siap turing lagi. Yeah!

New Box On The Bike

April 29, 2006

E450Dengan semakin banyaknya kebutuhan harian yang harus dibawa serta ketika mengendarai motor, box Givi E33 dirasa kurang bisa memenuhinya. Box yang berkapasitas 33 liter dan dapat menampung satu helm full face ini awalnya memang sudah memenuhi kebutuhan saya sewaktu masih sering berkendara seorang diri. Hampir semua barang yang biasa saya bawa dapat masuk di dalamnya. Biasanya saya membawa sebuah tas ransel, jas hujan, dan beberapa toolkit dan sparepart untuk disimpan di box ini. Bila parkir, tas ransel akan bertukar tempat dengan helm.

Belakangan, dengan seringnya membawa boncenger tentu kapasitas box ini menjadi semakin berkurang. Yang pasti, tambahan 1 helm dan 1 stel jas hujan pun harus masuk ke dalamnya. Belum lagi dengan barang belanjaan atau barang bawaan lain yang menjadi sering dibawa.

Setelah berhasil melepas box E33 ini ke seorang rekan kantor, semalam box baru type E450 yang masih keluaran Givi sudah terpasang di motor saya.

E450 – SIMPLY – MONOLOCK®

E450 Simply, the large Monolock case characterized by a wide reflector and a modern design, has now been equipped with a new automatic opening/closing system.

OPENING: simply pushing a button with one finger, even when wearing gloves will easily open the case.

DETACHMENT: The mere rotation of the key and a light pressure on the red push button enables the detachment of the case from the motorcycle. The new E 450 has a security system in case it is closed incorrectly. The pressure with your hand brings the hinge to the correct closing position.

Motor Narsis

April 10, 2006

Sudah mulai bosen sama tampilan sisi belakang motor, tapi bingung milih striping. Maka motor sayah tiba-tiba menjadi narsis. Hiehiheihaiea..

bike

HEY, Stop Di Belakang Garis Putih!

February 16, 2006

Semenjak adanya kasus HD dengan Ibu Sarie beberapa waktu lalu, berbagai milist dan forum yang saya ikuti banyak membahasnya. Tidak ketinggalan pula di milist dan web HTML. Komunitas dimana saya masih tergabung di dalamnya. Pro dan kontra pun mengalir deras dari setiap member. Pagi ini, saya pun masih menerima email terkait masalah HD. Tanggapan dari seseorang yang mengaku sebagai wartawan tabloid motor ini lebih mengungkap pandangan dari dua sisi. Kebetulan beliau juga seorang biker yang juga pengendara mobil. Ada satu paragraf yang menjadi perhatian saya.

Saya salut kepada rekan bikers klub Tiger yang memberi contoh di jalan untuk berhenti di belakang garis batas stop traffic light. Mereka bahkan berani menegur sesama pengendara motor yang tidak tau aturan. Ayo, siapa lagi? Mereka bisa, kita juga pasti bisa. Hanya perlu niat doang kok.

Disana tersebut sebuah klub tiger. Sebagai pengendara motor tiger yang ikut aktif menggalakkan safety riding dalam komunitas HTML tentu saya bangga bila ada pihak yang mengatakan salut terhadap apa yang kami lakukan.
(more…)

Hujan dan Flu

February 9, 2006

Kisah bermula pada hari Senin lalu. Waktu itu hujan turun sejak malam. Paginya, hujan justru semakin deras. Berhubung harus masuk kantor, dengan dilindungi jas hujan, menempuh macetnya jalan Jakarta dengan motor kesayangan. Awalnya perjalanan begitu lancar, hanya hawa dingin dan sentuhan rintik hujan di sekujur tubuh yang agak mengganjal. Belum lagi tetesan air yang jatuh tepat di muka helm dan sesekali menghalangi pandangan.

Memasuki wilayah perkantoran di sekitaran Thamrin, tiba-tiba motor tiger berhenti mengaum. Kontan tidak ada daya untuk melajukan motor berkapasitas 200 cc ini. Berhenti sejenak, mencoba untuk menekan ulang tombol starter electric. Beberapa kali tekan, si tiger kembali mengaum. Lega rasanya.

Setelah mengantar istri di salah satu gedung sekitaran perkantoran tersebut, kembali melanjutkan perjalanan menuju arah Patung Tani. Rupanya kejadian awal matinya mesin kembali terulang. Tepatnya di samping Sarinah Thamrin. Usaha seperti di awal pun segera dicoba. Namun sayang, kali ini motor tidak juga menyala. Sekian kali dicoba plus selah, sama saja. Terpikir, mungkin ada air yang masuk ke salah satu bagian mesin dan membuat mesin mati. Akhirnya terpaksa mendorong kembali motor berat keluaran Honda ini menuju perkantoran Thamrin untuk menumpang parkir.
(more…)

Report: Acara Puncak Ultah HTML

September 20, 2005

hut htmlBunyi gahar enam motor tiger di depan sebuah Kafe yang terletak di Jakarta Selatan memberikan tanda bahwa rangkaian acara ulang tahun HTML ‘The Power Of Community’ di Balemang Cafe akan segera digelar. Keenam motor yang ditunggani enam biker bagian dari PIC ini tiba di lokasi tepat pukul 09.00 untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Begitu selesai merapikan barisan parkir, mereka mulai bekerja dengan memasang spanduk-spanduk sponsor yang ikut mendukung terselenggaranya acara ini. Rony dan Bronx dengan sigapnya membentangkan kain berukuran sekitar 5 meter dan mengikatnya ditiang bambu yang sudah disiapkan. Budi Tuob, Salim, dan MC kondang Pardede segera memasuki ruangan untuk menata dan melihat kondisi dalam kafe. Danu sebagai salah satu PIC dokumentasi langsung mengambil segala aktivitas awal tersebut.

Selang satu jam, beberapa panitia lain berdatangan siap menjalankan program acara yang sudah disiapkan. Yos segera menyiapkan proses pendaftaran dan parkir bersama Bronx dan Chemonk. Fika, Camel, serta duet Nanda dan Dado bergerak ke lantai dua untuk merapikan tempat makanan. Bowo dan Ferry melakukan cek dan ricek jadwal acara dipinggir panggung. Gopur dan istri bersama Caca menyiapkan doorprize, hadiah, dan keperluan games di ruang panitia. Sementara Fajar dengan kamera kesayangannya sibuk mencari object untuk diabadikan. Budi Tuob dan Epenk menyusun dan berkoordinasi dengan MC Pardede dan Hanum untuk merapikan narasi dan awards. Taslim dan Marko yang menyusun pernak-pernik pendukung acara. Rony pun tak kalah sibuk dengan persiapan segala perlengkapan pendukung acara. Serta tidak ketinggalan Dede dengan arsip-arsip keuangannya. Tampak keseriusan dimuka mereka namun tidak meninggalkan gelak tawa dan canda menyelingi kesibukannya.

(more…)