Archive for October 2011

Minggu Ini

October 2, 2011

Nissan Livina sudah mengajukan klaim atas sedikit kecelakaan tersenggol tembok, di Bandung. Tanggal 1 Oktober 2011, akan mulai menjalani rawat inap di TB Simatupang. Sebenarnya masih ada kerusakan yang tidak sempat di klaim karena belum terpikirkan untuk menjadikan semua luka itu menjadi satu kejadian. Namun, berkat kejadian Kamis kemarin, lengkaplah penambahan satu klaim lagi untuk sisi kanan.

Pagi yang cerah di Lebak Bulus, dalam kemacetan luar biasa menuju Pondok Indah, ada motor yang harus berciuman dengan bemper depan. Malamnya, dalam kepadatan lampu merah Santa, sebuah Terano dengan beringas menyundul bemper belakang. Kisah buku The Secret yang mengatakan bahwa apa yang ada dipikiran kita bisa terjadi, terbukti sudah.

Memang selama masa tunggu mobil untuk diopname, perbaikan kecil sisi kanan, selalu terpikir untuk ‘skalian’ memperbaiki goresan di sisi kiri. Hanya karena goresannya sangat halus, terpaksa niat itu diurungkan sambil ‘menunggu’ luka berikutnya. Dan, terjadilah dua kecelakaan Kamis tadi. Akhirnya, Sabtu kemarin sukses klaim sekalian untuk perbaikan semua sisi Livina. Target pengerjaan 8 atau 9 hari kerja. Sekitar 2 minggu.

Selama masa mobil rawat inap, transportasi akan selalu diwakilkan Honda Tiger. Motor yang ‘nyaris’ terlupakan di carport, kini kembali menjadi media utama mobilitas selama dua minggu ke depan.

Minggu pagi persiapan mulai dilakukan. Lebih dari lima bulan motor ini tidak pernah merasakan elusan langsung sang empunya untuk dimandikan. Dibiarkan dijamah orang lain, dengan uang jasa tujuh ribu rupiah sampai bersih.

Karet footstep yang hilang entah ke mana sejak dua minggu lalu, harus segera di pasang gantinya. Setelah kelar mencuci, langsung meluncur ke bengkel-bengkel pilihan. Sayang, niat baik yang sebenarnya sudah dilakukan sejak seminggu lalu, masih belum berhasil. Tidak ada satupun bengkel di kawasan Pamulang yang menyediakan stok karet footstep original.

Terpaksa pulang dengan tangan kosong. Melenggang penuh kecewa, malah berakhir fatal. Kecerobohan di atas motor, menghasilkan kerugian berikutnya. Saat akan membuka pagar, tak disadari standar motor tidak pada posisi sesungguhnya. Jatuhlah si tiger ke sisi samping. Sukses memecahkan spion kiri.

Ujungnya, siang panas minggu ini harus diisi lagi dengan mengendarai motor ke bengkel untuk mencari pengganti spion. Sial masih belum pergi. Dari semua bengkel di sini, tidak ada yang menyediakan kaca spion tiger revo baru.

Jadilah besok berkendara motor tanpa spion kiri dan karet footstep.

Advertisements