Archive for August 2008

Nostalgia Kereta Listrik Jakarta – Bogor

August 31, 2008

Sejak akhir 2001, setelah lulus kuliah, nyaris saya tak pernah lagi menggunakan jasa transportasi KRL Jakarta – Bogor. Transportasi umum yang diandalkan karena kecepatan waktu tempuhnya (bebas macet), daya angkut yang lebih banyak, juga harga yang murah untuk membeli tiketnya. KRL ini dulu menjadi angkutan sehari-hari saya dari rumah ke kampus yang berada di bilangan Depok. Dengan rumah saya berada di Jakarta Timur, KRL memang menjadi pilihan yang paling pas.

Selain fitur standar yang ditawarkan KRL, banyak sekali kenangan yang teringat selama menggunakan transportasi rakyat tersebut. Dari kenangan lucu, sedih, romantis, senang, dan pengalaman lain yang tak terlupakan hingga kini.

Hari ini kebetulan saya melakukan ritual rutin pada kendaraan saya di bengkel yang berada di sekitaran Lenteng Agung. Dan, pada waktu yang sama, saya juga harus ke kantor untuk sedikit keperluan. Kantor saya berada di Patung Tani, dekat stasiun Gondangdia. Dengan kondisi ini, angkutan umum yang paling pas adalah dengan naik kereta. Selain agar waktu lebih cepat, juga untuk membangkitkan kembali kenangan lama jaman kuliah dulu. 🙂
(more…)

Advertisements

Keberuntungan Itu Datang

August 24, 2008

Sabtu 23 Agustus 2008, sebuah lembaga keuangan tempat saya mencari nafkah, mengadakan acara outing di lokasi yang terkenal dengan kesejukan udaranya. Rumah Cisarua, jalan raya Puncak, Bogor.

Awalnya, saya sempat ragu dengan keikutsertaan saya pada acara ini. Alsannnya, hampir semua rekan team dalam satu unit kerja saya tidak ikut serta. Rata-rata mereka menyesalkan rencana acara outing yang nyaris seperti team buliding. Persyaratan barang bawaan pun terasa memberatkan. Well, ini pun sempat terlintas dalam pikiran saya. Karena yang ada di otak saya, outing itu harusnya menikmati suasana alam, hiburan, relax, dan menikmati minuman segar sambil dipijit. heiahiehai..
Tapi, berhubung saya terlanjur niat sejak awal untuk ikut. Sendiri pun saya jalani. Toh masih banyak rekan unit lain yang masih bisa saya ‘gauli’. 🙂

Berangkat dari kantor sekitar pukul 8.00, tiba di lokasi sekitar pukul 10.00. Sampai di sana, langsung disuguhkan kopi hangat dan pembagian kaos outing. Dan acara pun siap dimulai.

Berbagai permainan mengalir dengan serunya. Permainan yang ditawari EO lumayan menarik. Jauh dari perkiraan sebelumnya. Hampir semua anggota kelompok aktif mengikuti. Dan hasilnya, kelompok saya meraih juara II. Tentu dengan pengorbanan badan yang pegal-pegal karena banyak aktifitas fisik dalam permainan ini.

Selain permainan kelompok, ada selipan undian doorprize. Hadiahnya pun bervariasi. Dari DVD player, kipas angin, sampai mesin cuci dan kulkas. Dari awal, saya berpikir bahwa saya tidak akan mendapat barang-barang tersebut. Karena memang, seumur hidup tidak pernah mendapatkankannya.

Sampai saat itu, saya berpikir bahwa keberuntungan saya bukan berasal dari undian doorprize. Harus ada usaha untuk mendapatkan segala sesuatunya. Dan memang terbukti, dua kali outing sebelumnya, saya tidak pernah mendapat undian doorprize. Tapi selalu mendapat peringkat pertama untuk lomba kelompok.

Tapi kali ini berbeda. Selain kelompok saya meraih juara II, tanpa diperkirakan, nomor undian saya menjadi nomor yang paling beruntung hari itu. Hadiah grandprize akhirnya bisa saya bawa pulang. 🙂

Bagi yang percaya akan faktor keberuntungan, tentu ini jadi tanda tanya besar. Apakah keberuntungan -dan kesialan- itu juga tidak selamanya milik beberapa orang saja? Apakah bisa berpindah ke orang lain yang sebelumnya tidak memilikinya? Atau ini akan jadi titik balik akan keberuntungan seseorang?

“Popularity and Glamour are only part of the factors involved in winning elections. One of the most important of all is luck. In my case, luck was always with meâ€?
– Harry Truman (mantan Presiden United States) –

WordPress 2.6.1

August 18, 2008

Dari judulnya, mungkin ada yang menebak bahwa postingan ini berisi cerita tentang wordpress 2.6.1. Keunggulannya, kekurangannya, atau perbandingan dengan versi sebelumnya. Hmm, nggak juga sih. Bukan versi-nya yang akan saya bahas di sini, tapi tentang upgrade wordpress bagi saya pribadi.

Cerita tersebut saya angkat karena proses upgrade ini adalah hal yang baru buat saya. Kemane aje, Bung?! hihihi… Sebelumnya, saya memang sudah puas dengan wordpress versi jadul, 1.5. Baru sekali upgrade dari versi sebelumnya, sewaktu masih di tempat hosting yang lama. Saat itu, menggunakan cpanel, upgrade wordpress semudah menjentikkan jari. Tinggal masuk menu instalasi, dan otomatis akan ditawarkan versi terbaru. Sekali klik, proses upgrade berjalan dengan sendirinya.

Setelah saya pindah tempat hosting, yang menggunakan DirectAdmin, saya hampir tak pernah melihat menu untuk upgrade wordpress. Ya sudahlah, toh aktivitas blog saya tidak terganggu hanya karena menggunakan versi yang lama.

Sampai sore tadi, saat melihat plurk-an seseorang tentang versi wordpress terbaru, saya tergugah untuk coba-coba upgrade. Seperti biasa, tanya om google dulu bagaimana upgrade wordpress di DirectAdmin. Sampailah saya ke tutorial ini. Oh iya, sepertinya ada menu Installatron, yang mungkin fungsinya untuk memudahkan instalasi/upgrade di DirectAdmin. Tapi, untuk sementara saya skip dulu menu ini, dan menggunakan cara upload manual.

Ah, ternyata simple aja yaa. Mulailah saya mengikuti setiap langkahnya. Dari download wordpress 2.6.1 sampai upload ke server nyaris tanpa cela. Ups, ada ding celanya. Berhubung upgrade hanya menggunakan media koneksi gprs, terbayanglah kecepatan proses uploadnya. Mulai proses pukul 16.00, baru selesai pukul 20.00. Padahal, di website WordPress digaungkan proses upgrade hanya memakan waktu tak lebih dari 5 menit saja. hehehe.. Tapi salut juga dengan koneksi Telkomsel hari ini. Notebook saya hidupkan dari pukul 8 pagi, dan langsung sambung ke internet. hanya terputus sekali pada pukul 19.

Sekarang, wordpress saya sudah berjalan dengan versi 2.6.1. Versi paling baru pada saat tulisan ini dibuat. Entah sampai kapan versi ini akan tinggal di server blog saya. Kita lihat saja nanti.. 🙂