Undangan Pernikahan

Hari ini, hampir seluruh undangan pernikahan sudah tersebar semua. Semenjak mulai menyebarkan undangan dari hari Selasa lalu, Sabtu adalah hari yang paling melelahkan karena harus memberikan undangan ke beberapa tempat yang berbeda dengan jarak yang agak berjauhan.

Pada hari pertama, membagikan undangan untuk teman-teman dari kampus. Beruntung ada seorang teman kampus yang bekerja pada tempat yang sama. Jadi tinggal memberikan beberapa undangan untuk titip diberikan kepada yang lain.

Rabu, memberikan undangan kepada rekan sekantor yang beda cabang sambil makan siang bersama. Dan dihari yang sama, pengiriman paket undangan ke beberapa penjuru tanah air melalui pos kepada rekan-rekan yang tinggal di luar Jakarta.

Kamis, giliran mantan rekan-rekan kantor yang sudah pindah ke tempat lain. Ajakan untuk kumpul dan makan malam bersama dihadiri oleh hampir semua yang masuk dalam daftar undangan. Walaupun sebelumnya tidak memberi info bahwa akan ada penyebaran undangan ini, rupanya mereka sudah menduga moment ini sebelumnya. Mungkin saya terlihat sangat antusias mengajak mereka untuk kumpul. Jadi pemberian tidak seperti yang diharapkan sebelumnya, bayangan akan raut kejut di muka mereka seakan sirna. Hanya beberapa saja yang terlihat terkejut. Untuk yang berhalangan hadir undangan dititipkan kepada salah satu rekan.

Jum’at
, beberapa undangan melayang ke teman-teman klub di sekitar lokasi resepsi. Undangan ini diberikan tidak seperti biasanya. Khusus untuk mereka, selain lembaran undangan ada lampiran surat pengantar dari organisasi. Hal ini lebih kepada etika komunikasi antar klub. Salah satu rekan bersedia menolong memberikan undangan dan sekalian membuatkan surat pengantarnya.

Sabtu adalah hari yang paling banyak menyebar undangan ke beberapa tempat. Perjalanan diawali dengan tujuan ke Tanah Abang, sebuah gedung pemasaran sebuah proyek besar di daerah itu. Kebetulan salah satu rekan kampus ada yang bekerja di sana. Setelah menitipkan beberapa undangan untuk rekan lain, perjalanan diteruskan ke beberapa rumah rekan-rekan SMA di wilayah timur Jakarta. Perjalanan diakhiri pada kunjungan di bilangan Kalimalang. Di sana telah menunggu beberapa teman yang memang sudah dijanjikan sebelumnya.

Ada kejadian lucu ketika hendak menyerahkan undangan ke seorang sahabat dihari itu. Sebelumnya memang merahasiakan rencana pernikahan ini sebagai bentuk kejutan pada waktu memberikan undangan. Tapi, ketika hendak memberikan undangan, kami sama-sama terkejut karena ternyata kita mempunyai pikiran yang sama. Dia pun hendak menikah dalam waktu dekat dan memberikan undangannya kemarin, tentu dengan kejutan yang sama. Beruntung waktu akad dan resepsi beda seminggu. Jadi tidak harus bentrok dan bisa sama-sama menghadiri acaranya.

Senin
, penyebaran undangan via email kepada rekan-rekan milist dan komunitas cyber lainnya. Berita turing resmi di website HTML pun sudah dipublish perhari ini. SMS mulai dikirim ke group yang tidak online. Sementara penyebaran undangan kepada bagian-bagian dalam satu gedung kantor juga telah usai.

Undangan di web pribadi pun telah selesai dikerjakan. Thanx to Wahyu ‘shemut’.

Well Guys,.. sampai jumpa di Bandung…

*Fiuh, tinggal menunggu saat-saat bersejarah itu…*

Explore posts in the same categories: BlogMe

22 Comments on “Undangan Pernikahan”

  1. lilis Says:

    sElamat menempuh hidup berdua dengan pasangan….

    🙂


  2. kok baru gw + lilis yg komen?? :p

    Dia pun hendak menikah dalam waktu dekat dan memberikan undangannya kemarin, tentu dengan kejutan yang sama. Beruntung waktu akad dan resepsi beda seminggu. Jadi tidak harus bentrok dan bisa sama-sama menghadiri acaranya.
    wah, kalo barengan kan asik, bisa tukeran…:p

    *kabooorrrr…..*

  3. rendy Says:

    eh, ada fahmi… masih sehat sehat sajakah…? didoakan semoga diumur lanjut ini, fahmi tetap sehat.. 🙂

    bud, gw ga bisa dateng, kudu ka jakarta, tugas nagara 😦 ga makan2… 😦

  4. Eka Putra Says:

    Selamat menikah…
    Semoga rahmat dan berkah Allah atas kalian berdua..

  5. pipit Says:

    Mas Budi, selamat duluan ya !

    Sekarang rileks saja, tinggal tunggu hari H-nya 🙂
    Semoga lancar.

  6. Myda Says:

    congrats ya byon..akhirnya… dirimu sembuh…. tidak *homok* lageee….

  7. Myda Says:

    ….. akhirnya byon kembali ke jalan yg benar….*seneng..*

  8. wiwid Says:

    selamat..selamat…selamat…so..BFC is offically closed neh kakak budi ^_^

  9. vnuzday Says:

    Semoga panjang umur dan sehat selalu.. hayyah salah.

    Maksudnya semoga langgeng sampai maut memisahkan, cieeee..

  10. didats Says:

    njrit!
    gw ditinggal kawin…

    *kabur*

  11. basibanget Says:

    misi misi
    numpang liwat sebelum belah duren

  12. shemut Says:

    eniwey, selamat yak.. ngambil moment pas banget musim hujan.. wah bisa-bisa “basah” luar dalam nih 😉

  13. medon Says:

    wik wiiiiw… selamat!

  14. geblek Says:

    selamat…secepatnya gw susul yeah
    tungguuuuu

  15. frozi Says:

    “Barakallahulaka wabaraka’alaika wajama’abainakuma fi khairâ€?

  16. Marko Says:

    Selamet yach Bud…. ini membuktikan kalo eluh bukan HOMOK… xixixixi…..

  17. dian ina Says:

    jangan lupa bulan madunya di komaneka. ntar gw kasih bonus ‘potition of the day’

  18. Indra Says:

    >>Barakallahulaka wabaraka’alaika wajama’abainakuma fi khair

  19. RATU TEGA Says:

    Selamat yah BY…
    Mudah-mudahan awet terus sampe kakek nenek…
    Insyaf yah nduk……

  20. boku_baka Says:

    jangan jangan ini sekedar menutup tuduhan homok,
    padahal masih?

    (*wuzz… kaboooor*)

  21. jesie Says:

    Aih2…..HILANG 1 HOMOK TUMBUH 1000
    SELAMAT MBELAH KELAPA


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: