Bunda Yang Tak Kunjung Pulang

Semenjak operasi batu ginjal yang dilakukan di RS. Yadika, Bunda masih harus menjalani rawat inap sampai sekarang. Sebenarnya beberapa hari setelah operasi, Bunda sudah bisa pulang dan kembali bersama keluarga di rumah. Namun seminggu setelah itu, harus kembali lagi ke rumah sakit.

Berawal dari kesalahan treatment yang diberikan oleh perawat untuk mengurangi rasa dingin luar biasa paska pembiusan operasi, luka yang diderita di kaki harus ditangani secara benar dan serius. Sedikit cerita bagaimana luka itu bisa terjadi. Beberapa jam setelah menjalani operasi batu ginjal, seluruh badan Bunda menggigil hebat karena dingin menyerang tubuh beliau mengiringi hilangnya pengaruh obat bius. Dengan keadaan ini, beberapa perawat membantu menghangatkan tubuh dengan memberikan benda panas -air panas di dalam tempat dari bahan karet- dikakinya. Tapi bila dipikir, hal ini tidaklah berguna sama sekali, mengingat rasa dingin baru terasa disekitar dada keatas. Sementara kaki masih dalam keadaan mati rasa.

Benar saja, diawali dengan kesalahan peletakan tutup tempat air yang terbuat dari aluminum yang sudah terisi air yang sangat panas serta matirasa-nya kaki Bunda, rasa panas yang dihasilkan tutup aluminium tersebut tidak dapat dirasakan sama sekali di kakinya. Namun, ketika obat bius benar-benar sudah hilang, baru terasa kaki yang perih dan terlihat mulai melepuh.

Awalnya hanya diberikan salep untuk pertolongan pertama, tapi ternyata lukanya sudah sangat dalam. Beberapa hari setelah luka operasi berangsur sembuh, Bunda pun diperbolehkan pulang. Namun dirumah, luka bakar di kaki malah semakin parah. Lukanya menjadi berwarna hitam dan kakinya mulai membengkak.

Tanpa pikir panjang, kami pun mengadukan masalah ini ke RS Yadika. Alhamdulillah, pihak rumah sakit mengakui kesalahannya dan mau bekerjasama untuk memberikan pengobatan gratis sampai kakinya sembuh. Akhirnya, setelah menjalani pengobatan awal, Bunda harus kembali menjalani rawat inap. Sampai hari ini, sudah genap sebulan beliau tidur di rumah sakit.

Sebenarnya, saat ini keadaan kaki Bunda sudah jauh lebih baik dan menunjukkan kesembuhan. Namun, dokter belum memperbolehkan pulang demi memudahkan kontrol dan perawatan yang maksimal. Sekarang yang terpenting adalah membangkitkan semangat Bunda untuk tidak merasa sedih karena sudah terlalu lama berada di rumah sakit. Ini sangat dimaklumi mengingat selama sebulan beliau tidak melakukan aktivitas hariannya, dan hanya terbaring di ranjang RS.

Semoga lekas sembuh, Ibunda..
Doa kami sekeluarga selalu terucap untuk kesembuhanmu..
Kami sangat merindukan kehadiranmu di istana kita…

Advertisements
Explore posts in the same categories: BlogMe

One Comment on “Bunda Yang Tak Kunjung Pulang”

  1. tomat Says:

    moga cepet sembuh ya….yg sabar ya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: